Leo DJ Photography 202.390.8539

Liputan Khusus

Satu lagi dari sie Sosial KKI... "Touch the untouched, see the unseen and hear the unheard"

Para KKIers yang mempunyai akses email pasti sudah banyak mendengar betapa seru dan suksesnya acara piknik dan camping rohani KKI yang diadakan tanggal 23-24 Agustus di Burke Lake Park kemarin ini. Saking serunya, sampai-sampai photographers andalan KKIpun gak tahan ingin membagikan foto-foto hasil jepretan mereka secepat kilat, sehingga belum ada sehari acara ini selesai, foto-foto tersebut sudah mulai 'berkeliaran' di milis.

Memangnya ada siapa dan apa yang sebenarnya terjadi di campground weekend itu?

Acara yang diprakarsai oleh Sie sosial KKI ini memang patut diacungin 4 jempol sekaligus. Mereka dengan sangat kreatif menambahkan acara Camping rohani ke dalam acara Piknik yang sudah merupakan kegiatan tahunan KKI-DC. Semua hal sampai yang kecil-kecil dipikirkan, digodok, dan disiapkan bersama, terbukti dari maraknya acara sampai ke area camping dan WCKpun dipilihkan yang terbaik. Tidak disangka-sangka, ternyata acara gabungan ini disambut dengan sangat positif oleh warga KKI. Tidak kurang dari 40 orang warga KKI berpartisipasi dan mendirikan sedikitnya 10 buah tenda dengan berbagai macam ukuran, mulai dari tenda mini mungil yang sebenarnya hanya berkapasitas 1 anak balita namun ternyata bisa juga dipakai orang dewasa untuk tidur dalam keadaan meringkuk, hingga tenda buesaar yang cukup untuk dijadikan 'ruang serba-guna KKI'.

Kegiatan ini memang didukung sepenuhnya oleh semua pihak, terbukti dari kekompakan dan kerja sama segenap warga KKI. Penghargaan tak terhingga terutama layak diberikan kepada tim konsumsi (plok-plok-plok) yang dengan sangat rapi mengatur semua supply makanan, snacks maupun minuman 24 jam non-stop, terhitung dari hari Sabtu siang hingga Minggu siang. Segala menu makanan dan minuman yang beragam ada dan tersedia sepanjang hari, membuat para peserta merasa dimanja. Jadi walaupun judul acaranya 'camping' tapi tim konsumsi berhasil membuat peserta merasa acara ini jauh lebih mengenyangkan daripada camping beneran.

Games dan acara-acara yang disiapkan, lagi-lagi oleh sie Sosial, disambut dengan semangat dan antusias yang besar dari para peserta. Kreatifitas sie Sosial dibantu oleh Mudika untuk memadukan beberapa games menjadi satu, tidak hanya membuat acara bertambah seru dan peserta bertambah semangat, tapi juga menghibur penonton yang dengan antusias tinggi mendukung tim favoritnya masing-masing. Terik matahari yang menyinari lapangan rumputpun tidak mampu menghalangi keinginan mereka untuk berpartisipasi. Sedikitnya ada 40 orang tua dan muda terlibat dalam permainan-permainan antara lain: Balap Karung yang ternyata disalahgunakan karna beberapa peserta tidak melompat tapi malah berlari di dalam karung, Balap Kelereng & Pensil yang memancing gelak tawa karna jatoh melulu.. ternyata berkonsentrasi itu susah, Lari Berpasangan yang dempet banget, lucu dan seru, Hulahoop yang melatih kerjasama dan sorak sorai supporters, Balon Air yang akhirnya pecah semua padahal belum sampai ke ujung, dan kemudian ditutup dengan permainan Kasti yang semarak dan sudah menjadi permainan tetap setiap tahunnya. 

Api unggun dan marshmallow, permainan lagu dan menyusun kata, Rosario dan Sharing rohani, semua dipadukan dengan sangat baik. Anak-anakpun kebagian sharing cerita serta bermain kartu dilengkapi dengan pop-corn dan marshmallow bakar kesukaan mereka. Malam itu memang pantas disebut sebagai 'Maserba' (malam semua ada). Selain acara-acara tersebut, ada juga si Jempol dan Ghost dengan 'once upon a time'nya, ada si Zainuddin dan si Junaidi yang buset deh tu anak bandel bangeettt, dan banyak juga yang uncensored nyerempet ke mana-mana (yang terakhir ini ternyata masih bersambung sampai esokan harinya... kwek-kwek-kwek).

Layaknya sahur, ternyata ada juga 'alarm jadi-jadian' yang ngebangunin kita subuh-subuh padahal yang namanya mata masih lengket banget. Malahan ada juga yang nekat memakai megaphone untuk ngebangunin kita-kita yang masih ada di alam mimpi. Setelah beberapa saat, akhirnya keluarlah semua masyarakat KKI masih dengan muka lecek dan bau masing-masing, tapi yang penting PeDe, dan langsung menyikat sarapan pagi yang yummii dan bervariasi. Setelah kenyang, tibalah acara Senam Pagi yang membuat badan capek rentek jadi segar bugar bersemangat lagi, malah ada yang saking 'hot'nya sampe goyang dangdut-pun dijalanin sambil cengar-cengir nikmat sekali.

"See the unseen, hear the unheard, speak the unspoken, and touch the untouched", pesan penting dari homili Romo Rony Kusnadi saat para KKIers keluar dari rutinitas sehari-hari dan menyempatkan diri untuk berkumpul, bermain dan tentunya berdoa bersama di alam terbuka. When you speak the unspoken... speak with hope. When you hear the unheard... listen with an open heart. And when you embrace the unembraced... embrace with love. LOVE is the key to see the unseen, hear the unheard, speak the unspoken, touch the untouched, and to forgive. Pesan penting ini boleh direnungkan dan semoga dapat diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Salut sekali lagi layak dilontarkan kepada sie Sosial, para pengurus, Mudika dan segenap warga KKI. Acara ini berlangsung sangat meriah, menyenangkan dan mengesankan. Satu hal yang pasti, kegiatan seperti ini akhirnya mempererat hubungan antar anggota KKI DC. Terima kasih kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung berlibat dari awal persiapan sampai akhir selesainya acara ini. Sampai bertemu kembali di acara-acara selanjutnya. Bravo KKI-DC!!

 




© 2008 All Rights Reserved by KKI Washington DC       |       Site Creation & Design by D-TECHLAB